WASPADAI TEMAN ANDA JIKA MENGALAMI TANDA-TANDA INI
(Sumber gambar: google.com)
Masih ingat kasus kematian dari Chester Bennington vokalis Linkin Park? Sebagian anda pasti tahu penyebab kematiannya adalah bunuh diri. Bunuh diri adalah salah satu cara seseorang untuk mengakhiri hidupnya sendiri karena menurutnya, satu-satunya jalan untuk menyelesaikan masalah yang sudah tidak dapat lagi mereka selesaikan.
Dilansir dari World Health
Organization (WHO) tahun 2015, di
seluruh dunia ada 40 orang bunuh diri setiap detik! Di Indonesia sendiri,
berdasarkan data WHO tahun 2012 seperti dikutip Kompas, angka bunuh diri mencapai 4,3 per 100.000 populasi.
Berdasarkan laporan kepolisian di tahun yang sama, terdapat 981 kasus kematian
akibat bunuh diri yang dilaporkan. Angka-angka tersebut belum termasuk
kasus-kasus bunuh diri yang hingga saat ini masih ditutup-tutupi.
Berbagai alasan mereka
lakukan untuk mengakhiri hidupnya sendiri, misalnya terlilit hutang banyak,
putus cinta atau bahkan depresi. Penyebab terbanyak dari bunuh diri seperti
yang dilansir oleh helosehat.com adalah depresi.
Kita tak ingin bukan
saudara ataupun teman dekat kita menjadi salah satu korban bunuh diri, maka
kenali tanda-tanda ini apabila anda tidak ingin menyesalinya nanti:
1.
Selalu Berbicara Tentang Kematian
Jika anda menemukan
teman anda selalu berbicara kematian ataupun menulis sesuatu tentang kematian,
ada sedikit potensi bahwa orang tersebut berkeinginan untuk mati, sebaknya ada
bertanya kepada orang tersebut secara intensif.
2.
Selalu Berkata Bahwa “Aku tidak ingin hidup.”
Apabila anda menemukan
teman anda yang mengatakan hal bahwa ia tak ada gunanya untuk hidup ataupun ia
menginginkan untuk mati jangan abaikan perkataan itu, karena hal itu dapat
menandakan bahwa ia benar-benar sedang putus asa. Jadilah tempat keluh kesahnya
apabila ia sudah mengalami seperti ini agar dia sedikit tenang.
3.
Sensitif
Orang-orang yang
cenderung berkeinginan untuk bunuh diri biasanya mengalami tekanan batin yang
besar ia akan menjadi mudah tersinggung ataupun mudah marah. Sebaiknya anda
jangan ikut tersinggung juga, alangkah baiknya anda lebih dulu meminta maaf
agar ia menjadi sedikit lebih tenang.
4.
Selalu Menyendiri
Seseorang yang biasanya
senang bersosialisasi mendadak lebih suka menyendiri pasti memendam suatu
masalah. Jika ia lebih suka mengurung diri dibanding bertemu dengan orang
lain, mungkin saja ia memiliki keinginan untuk bunuh diri. (dilansir
Idntimes.com)
5.
Berperilaku Menyakiti Diri Sendiri
Jika dia terlihat
pernah menyakiti diri sendiri, termasuk melukai diri atau membenturkan diri
bisa jadi orang tersebut ingin melakukan
bunuh diri. Jika sudah memiliki keinginan untuk bunuh diri, maka seseorang
tidak akan memikirkan keselamatan dirinya. Ia tidak peduli akan kecelakaan atau
terjangkit penyakit karena ia memang tidak ingin melanjutkan hidup.
6.
Mengucapkan Salam Perpisahan
Jika ia telah
mengucapkan kalimat perpisahan seperti ini ada baiknya anda waspada, karena
bisa jadi ia mengatakan seperti itu seolah-olah ia akan pergi selamanya dan tak
akan berjumpa dengan kita lagi. Sebaiknya anda tanyakan maksud dari salam
perpisahan tersebut sebelum anda terlambat untuk menyadarinya
Itulah beberapa tanda seseorang yang ingin bunuh diri, apabila ini terjadi pada kerabat dekat anda sebaiknya anda dampingi dia dan jadilah tempat dia untuk berkeluh kesah tentang masalah kehidupannya. Karena orang yang mengalami hal tersebut selalu merasa kesepian sehingga dia butuh teman. (Atiyyah Rahma)
Itulah beberapa tanda seseorang yang ingin bunuh diri, apabila ini terjadi pada kerabat dekat anda sebaiknya anda dampingi dia dan jadilah tempat dia untuk berkeluh kesah tentang masalah kehidupannya. Karena orang yang mengalami hal tersebut selalu merasa kesepian sehingga dia butuh teman. (Atiyyah Rahma)

Bermanfaat Kak
BalasHapusTerima kasih
HapusGood ,bagus kak tyah jurnalnya bermanfaat banget
BalasHapusTerima kasih
HapusWow 😱
BalasHapusTerima kasih atas responnya
HapusUntung gak pernah gitu, cuma "tersemat" di kepala doang wkwmwm
BalasHapusJangan sampai seperti itu semoga 😊
HapusHarus berhati hati nih semoga tulisan ini bermanfaat bagi banyak khalayak :)
BalasHapusYap 😊. Perhatikan orang2 disekitar yang membutuhkan perhatian kita
HapusGreat essay and very informative. Keep the good work Tyah
BalasHapusTerima kasih atas apresiasinya :)
HapusWaah pelajaran baru nih :))
BalasHapusYapp
HapusKalo ketemu temen yg lagi begini, tolong jangan ada yg sampe nyepelein masalah yg dia hadapi sekecil apapun itu ya. Karena kamu bukanlah tolak ukur dari segalanya. kecil buat kita bisa jadi gede buat dia #selfreminder
BalasHapusNah iya jangan sampai diremehkan
HapusSedih bgt jangan sampe kita jadi penyebab depresi orang lain ya :")
BalasHapusIya, semoga
HapusKerenn
BalasHapusAww sediih ;(((
BalasHapusMantapp nihh
BalasHapusLove you
BalasHapusSklian menambah wawasan nih, tq kak
BalasHapusWahhh makasih infonyaaaa, bermanfaat bangett! !
BalasHapusTerima kasih
HapusSangat bermanfaat kak
BalasHapusIntinya, jangan egois sama kejadian yang ada di sekitar kita. Harus responsif dan saling peduli satu sama lain.
BalasHapusKereeennnnn,
BalasHapusSemangat untuk buat jurnalnya lagi
wah baru tahu saya
BalasHapusWah harus lebih perhatian lagi nih sama lingkungan biar gak kejadian
BalasHapuswahhh mantapsih deg-degan bacanya ty
BalasHapusKeren! Ditunggu tulisannya lagi yaa! ��
BalasHapusMantap!! Ditunggu tulisan berikuntya ^^
BalasHapusMantap!! terus menulis :)
BalasHapus