Gadis Unik Yang Tak Sengaja Jadi Penulis



sumber gambar: Antaranews.com


                                                            Oleh : Atiyyah Rahma
Karakter yang tidak biasa dimiliki gadis pada umumnya,  pemalu dan bertingkah seperti anak kecil. Dibalik itu, gadis ini memiliki banyak bakat dan menciptakan banyak novel karangannya sendiri.     

Unik! Adalah salah satu kata yang menggambarkan gadis kelahiran Bandar Lampung, 10 November 1993. Bagaimana tidak, ia malu-malu saat diajak berbicara dan bertingkah layaknya anak kecil, penampilannya pun bisa dibilang sangat unik, berbeda dari perempuan-perempuan umum yang seusianya, namanya pun tak kalah uniknya, panjang dan sangat sulit diingat yaitu Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie biasa dipanggil Zesy. Awalnya banyak yang tidak percaya bahwa nama tersebut adalah nama lahirnya, padahal Zesy sendiri pun mengakui bahwa nama tersebut benar-benar nama lahirnya, nama penanya sendiri pun berbeda yaitu Ginger Elyse Shelley dan Zee.
Zesy merupakan mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (Unpad).  Sebelumnya ia bersekolah di SMPN 4 dan SMAN 10 Bandar Lampung. Ia sempat terpilih mengikuti pertukaran pelajar Genesis ke Jepang pada 2009 dan pertukaran pelajar Asean ke Malaysia pada 2010. Seleksi pertukaran pelajar Genesis ini terkenal sangat ketat. Hanya enam orang yang terpilih dari Indonesia untuk mengikuti pertukaran pelajar.
Walaupun pemalu dan bertingkah layaknya anak kecil, Zesy sebenarnya memiliki jiwa sosial yang tinggi dan berwawasan tinggi, gadis yang memiliki hobi senggang menonton TV series western ini telah menciptakan 21 Novel karangannya sendiri. Luar biasa bukan? Bakat yang menulis tersebut sudah ia miliki sejak kecil walaupun dia sendiri malu-malu untuk mengakuinya.
Kisah ia bisa menjadi penulis ini sebenarnya, ia tercemplung dapat menulis, semasa kecil ia tidak pernah sekalipun bercita-cita menjadi penulis, lucunya malah ia ingin menjadi kondektur bus karena dia melihat jika kondekyur bus itu banyak uangnya dan itu ia fikir adalah orang kaya.

Mulai menulis saat kelas 5 SD  namun ia merasa belum yakin ia serius dengan hal itu, ia serius menulis saat SMA. Ia sangat menyukai genre fantasi dan paling tidak menyukai genre romantis. Kesehariannya juga ia isi dengan membaca buku-buku, buku apa saja asal ada pengetahuannya bukan hanya buku bahasa Indonesia, buku bahasa Inggris pun rajin ia membacanya, Zesy termasuk orang yang hebat bukan?
Karena merasa terjebak menjadi penulis, ia mengakui kalau tidak pernah belajar menulis dari siapapun, menulis buku diary pun enggan, bukan tipe seorang yang menentukan jadwal apabila menulis, hanya menulis semau dia saja, ia menuangkan segala tulisannya berdasarkan khayalannya sendiri, terkadang mendapatkan inspirasi  berdasarkan pengalaman yang ia lihat dimasyarakat sekitar, dan Zesy terkadang menyendiri untuk sejenak mencari inspirasi dari tulisannya. Biasanya Zesy pergi tengah malam ke suatu tempat yang sepi.
Buku pertama yang dia tulis semasa ia sekolah pernah terbit di seri buku Pink Berry Club, School Locker's Club, dan Fantasteen DAR! Mizan. Beberapa di antaranya Lucid Dream, Ghost Dormitory in Sydney, Toriad, Teru-Teru Bozu, dan masih banyak lagi.
Novel pertama yang dia luncurkan adalah Indigo Girl (2010) tak berselang lama, tahun 2011 ia menciptakan kembali novel karangannya yaitu Down The Little Abbey (2011) merupakan cerita yang bergenre fantasi. Masih banyak lagi novel-novel yang dia ciptakan, sudah 21 novel yang ia ciptakan. Luar biasa bukan? Bukan hanya sekedar menciptakan dia juga memenangkan naskah-naskah novel tersebut diantaranya, tahun 2014 Di Tanah Lada ia memenangkan juara Sayembara Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta, tahun 2015 Juara dua Sayembara yang sama dengan Judul Jakarta Sebelum Pagi, dan tahun 2016 ia menjadi juara satu di sayembara yang sama pula dengan judul naskah Semua Ikan di Langit.
Bukan hanya itu, karangan cerpennya yang berbahasa Inggris dengan judul Boy With Doughnut Basket menjadi juara pertama dalam ajang National Children Day 2011 di Jakarta, berhasil menyisihkan ratusan peserta yang tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga berasal dari luar negeri.
Jika membaca cerita Zesy, kita menjumpai karakter yang berbeda dari orang kebanyakan. Mungkin mereka albino, sociopath, atau memiliki penglihatan istimewa. Ada banyak kesepian, perasaan tidak nyaman, sekaligus kehangatan di dalam cerita Zesy. Biasanya kehangatan muncul dari tema persahabatan. Jalan cerita yang dibangun senantiasa sulit ditebak dan ditulis secara memikat--mengantarkan pembaca ke dilema antara ingin segera menuntaskan novel, sekaligus berharap ceritanya tidak akan pernah usai. Biasanya novel dan cerpen Zesy berisi cerita khas anak remaja, human interest, percintaan, pergaulan, dan cerita cinta kehidupan remaja.
Namun keberhasilannya itu tidak membuat dia berkepala besar, Zesy memiliki jiwa sosial yang tinggi. Hadiah yang ia terima dari setiap perlombaan sering ia berikan kepada orang-orang tak mampu. Bahkan, hadiah menulis cerpen berbahasa Inggris yang ia terima sebesar Rp4 juta, ia berikan kepada penjual donat di dekat rumahnya.
Zesy juga dikenal sebagai orang yang multitalent loh! Bukan hanya piawai dalam menulis ia juga bisa menyanyi, memainkan alat musik saxophone dan melukis. Semua ilustrasi novelnya dibuat sendiri oleh Zesy. Rumahnya pun dipenuhi dengan lukisan karyanya. Lukisan Zesy ini diminati kolektor lukisan dari luar negeri, seperti Kamboja dan Filipina.
Zesy mengakui keberhasilannya berkat dukungan teman-temannya dan juga keluarganya, walau ia mengaku terkadang malu-malu jika ada keluarga yang ingin membaca tulisannya, padahal sudah jelas Zesy sering memenangkan sayembara tulis dan tak perlu diragukan lagi kemampuan menulisnya bagaimana.
Dari kisah Zesy ini kita dapat belajar bahwa seseorang yang awalnya sepert Zesy yaitu ‘tercemplung’ di dunia menulis bisa menjadi penulis yang sukses sepertinya, apalagi bagi kalian yang sudah niat untuk menjadi penulis, mungkin bisa lebih dari Zesy dan tak lupa juga apabila sudah diatas tetaplah merendah diri seperti dirinya.

Komentar

  1. Udah ketemu sama kak Zesynya langsung, orangnya ramah banget lucu lagi kalo ngomong

    BalasHapus
  2. Kak zesy imuut, trus ramah banget

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KISAH YUYUN DAN 14 PRIA PEMERKOSANYA

Dampak Buruk Menonton Film Horror

KEUNIKAN DARI MUSIK KERONCONG